Panduan pemakaian

SDM & Penggajian

Dari karyawan menekan tombol absen di ponselnya, sampai slip gaji terbit dan biayanya masuk pembukuan. Ditulis untuk pemilik usaha dan staf HR — termasuk bagian yang biasanya paling ditakuti, yaitu perhitungan gaji.

Cara kerjanya secara garis besar

Gaji tidak dihitung dari kertas. Semuanya bertumpu pada satu rantai:

Data karyawan Absensi harian Cuti, lembur, reimburs Penggajian Slip & jurnal

Artinya: kalau absensinya berantakan, gajinya ikut berantakan. Bagian yang paling menentukan justru bagian paling awal — memastikan karyawan bisa dan mau absen setiap hari.

Yang disiapkan sekali di awal

  1. Departemen dan jabatan

    SDM → Dept & Jabatan. Departemen boleh diberi Cost Center supaya biayanya bisa dipisah nanti. Jabatan punya Level, yang dipakai untuk mengurutkan dan menyaring.

  2. Data karyawan

    SDM → Karyawan HR. Yang harus benar sejak awal, karena langsung dipakai menghitung gaji:

    • Gaji pokok — dasar hampir semua hitungan: lembur, potongan, BPJS
    • Status PTKP — TK/0 sampai K/3, penentu PPh21
    • Outlet penempatan — penentu di mana ia boleh absen
    • Tanggal masuk dan tipe karyawan
  3. Template gaji

    SDM → Template Gaji, lalu dipasang ke karyawan. Isinya komponen di luar gaji pokok:

    • Bulanan — tunjangan tetap, nilainya sama tiap bulan
    • Harian — uang makan atau transport, dikalikan jumlah hari. Bisa diatur apakah tetap dibayar saat karyawan cuti
    • Sekali bayar — THR, bonus, insentif yang tidak berulang
    • Potongan — cicilan, koperasi, denda

    Tiap komponen ditandai kena pajak atau tidak. Salah menandai di sini berarti PPh21-nya salah untuk semua karyawan yang memakai template itu.

  4. BPJS dan aturan hitungan

    SDM → BPJS & Statutory. Satu halaman ini menyetel cara seluruh gaji dihitung:

    • BPJS aktif atau tidak, beserta persentase dan plafonnya — Kesehatan, JHT, JP, JKK, JKM, masing-masing bagian karyawan dan perusahaan
    • Metode PPh21 — TER bulanan atau progresif
    • Pembulatan pajak, biasanya ke rupiah terdekat
    • Hari kerja per bulan dan jam kerja per hari — penyebut semua hitungan harian dan per menit
    • Pengali lembur
    Soal metode pajak

    Kalau dipilih TER, tarifnya dilihat dari tabel bulanan sesuai status PTKP. Bulan Desember selalu dihitung progresif apa pun pilihannya — ini penyetaraan akhir tahun, jadi wajar kalau gaji Desember terlihat berbeda.

  5. Konfigurasi absensi

    Absensi → Konfigurasi Absensi. Isi titik koordinat lokasi kerja dan radius yang diizinkan, lalu tentukan apakah lokasinya wajib.

    Kalau mode wajib dinyalakan, karyawan di luar radius ditolak dan diberi tahu berapa meter jaraknya. Kalau koordinatnya belum diisi, pemeriksaan lokasinya dilewati — jadi mode wajib yang tanpa koordinat sama saja dengan tidak wajib.

  6. Shift, jadwal, dan hari libur

    Template Shift menentukan jam masuk dan pulang. Grup Jadwal mengelompokkan karyawan dengan pola yang sama, dan Roster Mingguan menempelkannya ke tanggal.

    Ini bukan hiasan: jam masuk pada shift itulah pembanding yang dipakai untuk menentukan seseorang terlambat atau tidak. Tanpa jadwal, tidak ada yang tercatat terlambat. Isi juga Hari Libur supaya tanggal merah tidak terhitung mangkir.

Absensi

Ada tiga cara masuk, semuanya berakhir di catatan yang sama.

Aplikasi karyawan

Karyawan absen dari ponselnya sendiri, dengan pemeriksaan lokasi. Cara yang dipakai sehari-hari.

QR di outlet

SDM → QR Absen menampilkan kode di layar outlet, karyawan memindainya. Kodenya berganti tiap 30 detik.

Dicatat admin

Absensi Hari Ini → Clock-in/out Karyawan, lengkap dengan jam dan catatan. Untuk ponsel rusak atau lupa absen.

Status yang muncul

Aturan yang berlaku

Kalender Absensi untuk melihat satu karyawan sebulan penuh, Laporan Absensi untuk rekap semua orang.

Aplikasi karyawan

Aplikasi terpisah bernama hifloo Employee, bukan aplikasi kasir. Karyawan masuk dengan akunnya sendiri dan hanya melihat datanya sendiri: absen, cuti, slip gaji, reimburs, jadwal, dan pengumuman.

Pengamanan saat absen

Yang belum bisa diandalkan

Verifikasi wajah masih pengambilan foto biasa — fotonya belum dicocokkan otomatis dengan wajah karyawan. Jangan menjualnya sebagai pengaman; anggap saja sebagai pengingat.

Kalau GPS mati atau izin lokasi ditolak, absennya tetap diizinkan dengan peringatan. Ini disengaja — memblokir absen karena sinyal buruk membuat karyawan tidak digaji atas kesalahan yang bukan miliknya. Yang benar-benar diblokir hanya pemalsuan lokasi yang terkonfirmasi dan berada di luar radius.

Cuti

SDM → Cuti. Jenis cutinya diatur sendiri, masing-masing dengan Jatah/Tahun, Carry Over (sisa yang boleh dibawa ke tahun berikutnya), dan tanda Cuti berbayar atau tidak.

Cara saldonya bergerak

Sisa cuti dihitung begini:

jatah + carry over + penyesuaian − terpakai − sedang diajukan

Pengajuan yang sudah disetujui tidak bisa dibatalkan karyawan. Kalau rencananya berubah, HR yang menyesuaikan.

Cuti berbayar tidak memotong gaji dan tetap dihitung sebagai hari kerja. Cuti tidak berbayar memotong gaji sebesar upah harian per harinya.

Lembur

SDM → Lembur berisi pengajuan yang menunggu keputusan. Setujui atau tolak — penolakan wajib diberi alasan, dan alasannya terlihat oleh karyawan.

Upah lemburnya dihitung dari menit lembur yang tercatat:

(gaji pokok ÷ (hari kerja × jam kerja × 60)) × menit lembur × pengali

Karena penyebutnya dari BPJS & Statutory, mengubah hari kerja per bulan di sana ikut mengubah nilai lembur semua orang.

Reimburs

Karyawan mengajukan klaim beserta buktinya dari aplikasi. Di SDM → Reimburs statusnya berjalan:

Menunggu Disetujui Disertakan di penggajian Dibayar

Penggajian

SDM → Penggajian. Susunannya dua lapis: periode (bulan gajinya) berisi satu atau beberapa run (proses hitungnya).

  1. Buat periode dan run

    Pilih bulannya, lalu buat run untuk karyawan yang akan digaji.

  2. Hitung

    Sistem menarik absensi, cuti yang disetujui, lembur, dan reimburs yang disetujui untuk periode itu, lalu menghitung tiap orang. Hasilnya bisa diperiksa baris per baris.

    Selama masih Draft, run boleh dihitung ulang berkali-kali, dan bonus per karyawan boleh disesuaikan manual.

    Hitung ulang di akhir

    Angkanya adalah potret saat dihitung. Absensi yang dirapikan setelah itu — check-out tertunda, cuti yang baru disetujui — tidak masuk sendiri. Rapikan dulu semuanya, hitung ulang, baru dikunci.

  3. Kunci

    Angkanya dibekukan. Setelah dikunci tidak bisa dihitung ulang dan barisnya tidak bisa diubah. Ini batas antara "sedang dikerjakan" dan "siap diperiksa".

  4. Setujui

    Persetujuan inilah yang membuat gajinya resmi, dan yang mengirim biayanya ke pembukuan: biaya gaji dan BPJS perusahaan bertambah, kas berkurang sebesar gaji bersih, PPh21 dan BPJS yang belum disetor tercatat sebagai kewajiban.

  5. Bayar

    Setelah transfernya benar-benar dilakukan, tandai Dibayar. Ekspor daftar transfer ke berkas CSV untuk diunggah ke bank.

Run boleh dibatalkan selama belum disetujui. Setelah disetujui, jalannya hanya maju ke Dibayar — koreksinya lewat jurnal di modul keuangan, bukan dengan memundurkan statusnya.

Isi slip gaji

BarisDari mana
Gaji PokokData karyawan
TunjanganTemplate gaji — bulanan, harian, atau sekali bayar
LemburMenit lembur × pengali
ReimbursKlaim disetujui yang disertakan, tanpa pajak
Potongan Tidak HadirUpah harian × jumlah hari mangkir
Potongan Cuti Tidak DibayarUpah harian × hari cuti tak berbayar
BPJS (Karyawan)Kesehatan, JHT 2%, JP 1% — mengikuti pengaturan dan plafonnya
PPh 21TER bulanan, atau progresif termasuk untuk Desember

Slipnya bisa diunduh sebagai PDF, dan karyawan melihatnya sendiri di aplikasi tanpa perlu dikirimi.

Dua hal yang sering ditanyakan

Hari kerja tidak dihitung dari jadwal. Yang dipakai adalah angka hari kerja per bulan di pengaturan — biasanya 22. Jadi bulan dengan 20 atau 23 hari kerja sebenarnya tetap memakai penyebut yang sama.

Terlambat tidak memotong gaji. Menit keterlambatan dicatat dan muncul di laporan, tapi tidak diubah jadi potongan otomatis. Kalau kebijakannya memotong, masukkan sebagai komponen potongan di template gaji.

Laporan

SDM → Laporan Payroll merangkum bruto, neto, dan biaya perusahaan per bulan, plus laporan pajak per karyawan dengan NPWP dan status PTKP-nya. Keduanya bisa diunduh sebagai CSV.

Pengumuman

SDM → Pengumuman untuk kabar yang perlu dibaca semua orang. Bisa diberi tingkat kepentingan — Rendah sampai Urgent — dan dipasang di atas dengan Pin di atas. Muncul di aplikasi karyawan.

Kalau ada yang aneh

Karyawan tidak bisa absen

Periksa berurutan: outlet penempatannya sudah benar, koordinat dan radius outlet sudah diisi, dan ia belum absen masuk hari itu. Pesan kesalahan di aplikasi menyebutkan penyebabnya — jarak dalam meter, atau nama outlet yang seharusnya.

Tidak ada yang tercatat terlambat, padahal jelas terlambat

Jadwalnya belum dipasang. Tanpa jam shift, tidak ada pembanding, dan semua orang tercatat hadir biasa.

Gaji seseorang terlihat kurang

Hampir selalu absensi. Lihat rekapnya untuk periode itu: hari mangkir, cuti tak berbayar, dan check-out yang tidak pernah ditutup. Perbaiki absensinya, lalu hitung ulang selagi run masih Draft.

Lembur tidak terbayar

Lembur dihitung dari selisih jam pulang terhadap jam shift. Kalau karyawan lupa absen pulang, tidak ada selisih yang bisa dihitung. Pengajuan lembur yang disetujui juga tidak menggantikan absen pulang.

Penggajian sudah disetujui tapi tidak muncul di laporan keuangan

Bagan akunnya belum dibuat. Persetujuan gaji sengaja tidak dibatalkan gara-gara pembukuan gagal, jadi kejadiannya lewat tanpa peringatan. Lihat Panduan Keuangan untuk memperbaikinya.

Bacaan lanjutan